Monday, 27 June 2022

Prolog

 






Sebulan.
Dua bulan.
Tiga bulan.

Empat bulan berlalu. Namun orang itu tidak pernah kembali untuk menjemputnya.
Apa yang terjadi?
Apakah orang itu sudah melupakannya?

Melupakan bahwa mereka menunggu kedatangannya di sini?
Apakah orang itu melupakan janjinya untuk terus bersama?
Apa benar begitu?

***

Dia terdiam sambil menatap kosong pada pemandangan kota di malam hari yang terhampar indah di hadapannya.
Sudut hatinya terasa meronta-ronta dan meringis sakit tanpa alasan.
Rasanya ada tangan tak kasat mata yang meremas jantungnya.
Ada yang kosong.
Ada yang hilang.
Tapi dia tidak tahu apa sesuatu yang hilang itu.
Ada sesuatu yang tengah menunggunya.

Tapi dia tidak tahu kemana harus pulang.
Dia merindukan sesuatu.
Tapi apa sesuatu itu?

No comments:

Post a Comment